Buka PKL IV dan Dirosah Wustho II, Ketua PW GP Ansor Bali Tekankan Menjaga Keharmonisan Bangsa dan Penguatan Ketahanan Pangan

Ansorbali.web.id

 

Karangasem, — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Provinsi Bali resmi membuka kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) IV dan Dirosah Wustho II yang diselenggarakan di Karangasem. Acara ini dibuka langsung oleh Ketua PW GP Ansor Bali, H. Tommy Reza Kurniawan, dengan ditandai pembacaan bismillah.

Dalam sambutannya, H. Tommy Reza Kurniawan menegaskan komitmen GP Ansor dan Banser dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menjaga keharmonisan antar anak bangsa.

Menurutnya, sejarah telah membuktikan pengorbanan para kader Ansor tanpa menuntut balas jasa demi tegaknya NKRI.

“Darah, nyawa, dan air mata telah banyak dikorbankan oleh kader-kader kita tanpa menuntut balasan apa pun, hanya karena ingin NKRI ini tetap utuh dan keharmonisan hidup bersama tetap terjaga. Ini nantinya menjadi tugas sahabat-sahabat semua ketika diemani sebagai pimpinan di wilayah, cabang, maupun anak cabang,” tegas H. Tommy di hadapan seluruh peserta.

Selain penguatan kapasitas kepemimpinan, H. Tommy juga menyampaikan pentingnya memanfaatkan momen pelatihan ini untuk menyerap ilmu dari berbagai narasumber.

Kegiatan ini turut menghadirkan Kabinda Bali serta Ketua HKTI Bali, I Made Mulyawan Arya (De Gadjah), yang membawakan materi terkait program ketahanan pangan.

Ia menjelaskan bahwa penguatan ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis yang diamanahkan oleh Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, melalui pembentukan Satgas Ketahanan Pangan.

“Sinergi dan sinkronisasi ini sangat penting. Kader Ansor dan Banser yang memiliki latar belakang petani atau pengelola perkebunan diharapkan dapat menyampaikan kendala di daerahnya masing-masing serta berkontribusi aktif mensukseskan program ketahanan pangan pemerintah,” tambahnya.

Di akhir arahannya, Ketua PW GP Ansor Bali berpesan agar seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian agenda pelatihan dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab hingga penutupan.

“Manfaatkan momentum PKL dan Dirosah Wustho ini dengan baik untuk meningkatkan kapasitas diri dan membuka peluang yang bisa dibawa ke daerah masing-masing. Mohon disiplin, jangan ada yang bolos atau kabur agar bisa lulus dengan baik,” pungkasnya sebelum secara resmi membuka acara.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *