Perkuat Toleransi dan Sinergi, Banser Bali Gelar Sarasehan Bersama Wakasatkornas di Kanwil Kemenag Bali

Ansorbali.web.id

DENPASAR – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Provinsi Bali menggelar acara Sarasehan di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali. Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Satuan Koordinasi Nasional (Wakasatkornas) Banser, H. Abdul Mupid, S.Pd.I, serta jajaran tokoh penting keagamaan dan kepemudaan di Bali.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Dr. I Gusti Made Sunartha, S.Ag., M.M., dalam sambutannya memberikan apresiasi yang mendalam terhadap kiprah nyata Banser di Pulau Dewata. Beliau menekankan pentingnya pesan toleransi dan memuji kolaborasi harmonis yang selama ini terjalin di lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi kiprah Banser selama ini yang telah aktif membantu keamanan bersama Pecalang Adat Bali. Kedepan, kami berharap Banser selalu bersinergi dan mampu menjadi role model (teladan) bagi organisasi keagamaan lain dalam merawat kebhinekaan di Bali,” ujar Dr. I Gusti Made Sunartha.

Senada dengan Kakanwil Kemenag, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Bali, H. Tommy Reza Kurniawan, S.E., M.M., menegaskan bahwa ketulusan Banser dalam menjaga kebhinekaan dan kemanusiaan adalah harga mati yang tidak perlu diragukan lagi.

Dalam pidatonya, H. Tommy mengingatkan kembali kisah heroik Almarhum Riyanto, anggota Banser Mojokerto yang mengorbankan nyawanya demi melindungi jemaat gereja dari ledakan bom saat misa Natal tahun 2000 silam.

“Pengorbanan Sahabat Riyanto adalah bukti nyata bahwa loyalitas Banser dalam misi kemanusiaan melampaui sekat-sekat perbedaan. Kami berharap semangat juang Riyanto menjadi teladan bagi seluruh kader. Namun, kami juga berharap ke depan jangan sampai ada lagi korban-korban seperti beliau dalam kegiatan keagamaan apa pun. Keamanan dan perdamaian harus kita wujudkan bersama,” tegas Tommy.

Suasana sarasehan semakin membara saat Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatkorwil) Banser Bali, H. Imam Bukhori, memberikan sambutan yang membakar semangat kepemimpinan dan kesetiaan para kader Banser yang hadir.

Pembekalan Materi Strategis dan Tata Kelola Organisasi
Memasuki sesi inti, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi penting oleh para lulusan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII. Empat pilar materi strategis yang disampaikan meliputi:


– M. Muhlisin: Memaparkan tentang penguatan nilai-nilai Moderasi Beragama dalam kehidupan bermasyarakat di Bali.
– Nanang Setiabudi: Mengulas tentang pentingnya Penataan Administrasi guna tertib organisasi.
– Zainal Abidin: Memberikan pembekalan mengenai pola Kepemimpinan (Leadership) yang tangguh bagi kader.
– Imam Yudha Asmoro: Menjelaskan strategi Penguatan Media sebagai sarana produktif yang menghasilkan materi untuk kader Banser.

Sebagai pamungkas acara, Wakasatkornas Banser, H. Abdul Mupid, S.Pd.I, memberikan materi inti mengenai Tata Kelola Administrasi Banser. Dalam arahannya, Ndan Mupid menekankan bahwa kerapian administrasi dan kesolidan manajemen internal merupakan kunci utama agar Banser tetap menjadi organisasi kepemudaan yang modern, disiplin, dan disegani dalam menjaga NKRI serta merawat kebhinekaan.

Acara sarasehan ini berjalan dengan khidmat dan diakhiri dengan komitmen bersama seluruh kader Banser Bali untuk terus mengawal toleransi dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat di Bali.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *