Dirosah Ula MDS PC Ansor Gianyar Mantapkan Kaderisasi dan Penguatan Akidah NU

Gianyar — Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Gianyar menyelenggarakan kegiatan Dirosah Ula di MA 45 Gianyar (Yappenatim), Sabtu (20/9). Acara ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kaderisasi serta mengokohkan akidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di kalangan generasi muda Ansor dan Nahdlatul Ulama.

Kegiatan dihadiri oleh jajaran tokoh lintas organisasi keagamaan dan sosial, antara lain Ketua PW Ansor Bali beserta Bidang Kaderisasi, Ketua PCNU Gianyar, Ketua MUI, Ketua Pondok Yappenatim, perwakilan PC Muslimat, hingga Ketua Baznas Gianyar. Kehadiran mereka menandai dukungan kuat terhadap upaya penguatan peran kader muda Ansor.

Dalam arahannya, Ketua PC Ansor Gianyar, Murshallin menekankan pentingnya menjaga tradisi keagamaan NU yang diwariskan para pendahulu, seperti tahlilan, ziarah, dan amaliyah Aswaja lainnya. Peneguhan tradisi tersebut dipandang sebagai ikhtiar menyiapkan generasi penerus NU yang berakar kuat pada nilai-nilai keislaman khas Nahdlatul Ulama.

“Inilah ikhtiar kita untuk menyiapkan kader NU masa depan, agar estafet perjuangan NU di Gianyar terus berlanjut,” tegasnya.

Sementara Itu, Ketua PW Ansor Bali, H Tommy Reza Kurniawan menegaskan bahwa Dirosah Ula merupakan bagian dari proses kaderisasi awal Majelis Dzikir dan Sholawat. Jika Banser dikenal dengan penguatan fisik melalui berbagai pendidikan khusus, maka MDS hadir sebagai penguatan batin dan spiritual. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta mengembangkan peran dakwah di daerah masing-masing.

“Selain penguatan aspek keilmuan, kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi organisasi untuk melahirkan kader-kader muda yang berkomitmen menjaga tradisi NU, memperkuat amaliyah Aswaja, sekaligus siap mengemban amanah organisasi dengan semangat pengabdian” Imbuhnya.

Sebagai penutup, bersamaan dengan pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor dari empat kecamatan, yaitu Tampaksiring, Tegalalang, Blahbatuh, dan Sukawati. Pelantikan ini menjadi simbol kesiapan kader Ansor di tingkat kecamatan untuk bergerak aktif, menerima amanah, dan menjalankan roda organisasi secara lebih solid di wilayah masing-masing.

Melalui Dirosah Ula dan pelantikan PAC ini, PC Ansor Gianyar berkomitmen melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya menjaga tradisi NU, tetapi juga siap mengemban tanggung jawab organisasi dengan penuh dedikasi, sehingga Ansor semakin kuat dalam perannya sebagai garda terdepan penggerak NU dan penjaga NKRI.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *