Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon; Ketua PW Ansor Bali Kutuk Keras Israel dan Tuntut Pertanggungjawaban

Ansorbali.web.id

DENPASAR – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bali, H. Tommy Reza Kurniawan, SE., MM menyatakan sikap tegas atas tragedi kemanusiaan yang menimpa prajurit TNI di Lebanon. Ansor Bali mengecam dan mengutuk keras serangan militer Israel yang mengakibatkan tiga personel TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) gugur di medan tugas.

Ketua PW Ansor Bali menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus kegeraman atas aksi brutal yang menyasar penjaga perdamaian dunia. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

“Kami mengutuk keras tindakan keji Israel. Prajurit TNI berada di sana membawa misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB. Penyerangan terhadap mereka adalah penghinaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kedaulatan internasional,” tegas Tommy.

Ansor Bali juga mendesak pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk mengambil langkah diplomasi paling tegas dan menuntut pertanggungjawaban internasional atas insiden berdarah ini.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, peristiwa tragis ini terjadi saat para prajurit sedang menjalankan tugas rutin dalam misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). Diketahui bahwa target Serangan menyasar personel yang bertugas di pos penjagaan perdamaian.

Akibat serangan Israel tersebut, tiga prajurit TNI dinyatakan gugur ditempat kejadian. Aksi ini juga memicu kecaman global. Selain Ansor, organisasi kemanusiaan lainya juga telah menyuarakan protes keras, menyebut bahwa serangan terhadap personel medis dan penjaga perdamaian adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

“Prajurit yang gugur adalah putra terbaik bangsa. Mereka mati syahid demi menjaga kedamaian dunia. Kita tidak boleh diam melihat ketidakadilan ini terus berlanjut,” tutupnya.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *