Ansorbali.web.id
DENPASAR – Koordinator Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Bali–Nusa Tenggara, Zamroni Aziz, menegaskan pentingnya penguatan konsolidasi organisasi dan kemandirian kader dalam menghadapi tantangan zaman. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 GP Ansor yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal di Hotel Grand Santhi, Minggu (26/4).
Dalam pidatonya, Zamroni Aziz menekankan bahwa Ansor tidak hanya harus besar secara jumlah, tetapi juga kuat secara kualitas dan solid dalam barisan.

Ia menyampaikan bahwa konsolidasi organisasi menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan gerakan Ansor di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
“Kita harus memastikan bahwa Ansor di semua tingkatan tetap solid, terkoordinasi, dan memiliki arah gerak yang jelas,” tegasnya di hadapan ratusan kader yang hadir.
Menurutnya, tantangan organisasi ke depan semakin kompleks, sehingga membutuhkan kesiapan kader yang tidak hanya loyal, tetapi juga kompeten dan adaptif terhadap perubahan.
Zamroni juga menyoroti pentingnya membangun kemandirian kader, baik dalam aspek ekonomi maupun kepemimpinan. Ia mendorong agar kader Ansor mampu menciptakan peluang dan tidak bergantung pada pihak lain.
Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dinilai menjadi hal yang mutlak agar kader Ansor mampu bersaing dan berkontribusi nyata di berbagai sektor strategis.
Dalam kesempatan tersebut, ia kembali menegaskan posisi Ansor sebagai bagian penting dari Nahdlatul Ulama yang memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“Ansor harus tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jamaah serta keutuhan NKRI,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Zamroni Aziz menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Ansor di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Ia berharap momentum Harlah ke-92 ini menjadi titik tolak untuk memperkuat gerakan dan memperluas kontribusi Ansor di tengah masyarakat.
Acara tersebut berlangsung penuh khidmat dan menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi bagi kader Ansor dan Nahdliyin di wilayah Bali-Nusra dalam menyongsong agenda-agenda strategis ke depan.

