Denpasar — Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Provinsi Bali bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) menggelar Pelatihan Literasi Digital dan Cyber Security yang berlangsung di Quest Hotel, Denpasar, Jumat (19/12). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas kader Ansor Bali di tengah pesatnya perkembangan digitalisasi.
Acara dibuka secara seremonial dengan sambutan Ketua PW GP Ansor Provinsi Bali, H. Tommy Reza Kurniawan, S.E., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan literasi digital bagi kader Ansor agar mampu beradaptasi secara cerdas dan bertanggung jawab dalam ruang digital, sekaligus menjaga marwah organisasi dan nilai-nilai Nahdlatul Ulama (NU).

Pelatihan Literasi Digital dan Cyber Security ini diwadahi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, dengan menghadirkan Wakil Ketua Umum PP GP Ansor, H. Mabrur L. Banuna, sebagai pemateri utama. Materi yang disampaikan berfokus pada Literasi Digital dan Trust Cyber Law sebagai fondasi penting dalam membangun kader yang melek teknologi, sadar hukum, dan beretika digital.
H. Mabrur L. Banuna menyampaikan bahwa literasi digital merupakan kompetensi esensial di era digital saat ini. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat, termasuk kader Ansor, harus mampu memahami, menggunakan, serta mengevaluasi informasi digital secara kritis dan etis agar tidak terjebak pada disinformasi maupun penyalahgunaan teknologi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep Trust Cyber Law menekankan peran hukum siber dalam membangun kepercayaan di ruang digital melalui perlindungan data pribadi, keamanan sistem, serta kepastian hukum. Dengan demikian, interaksi dan aktivitas digital dapat berlangsung secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader Ansor yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan etika digital yang kuat. Pelatihan ditutup dengan doa bersama serta evaluasi kinerja Pengurus PW GP Ansor Provinsi Bali Tahun 2025 sebagai refleksi dan penguatan langkah organisasi ke depan.

