Ansorbali.web.id
BULELENG — Pimpinan Wilayah Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda Ansor (PW LBH GP Ansor) Provinsi Bali menggelar kegiatan “Ngopi & Konsultasi Hukum Gratis” untuk pertama kalinya di Kabupaten Buleleng. Program ini menjadi wujud komitmen organisasi dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan konsultasi, edukasi, hingga pendampingan hukum.
Kegiatan ini terlaksana atas kolaborasi PW LBH GP Ansor Provinsi Bali dengan Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Buleleng di bawah kepemimpinan Sahabat Karim. Acara bertempat di Rumah Aspirasi Ni Luh Djelantik, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 74, Banyuasri, kawasan titik nol Kota Singaraja.
Penyediaan fasilitas tempat oleh Senator DPD RI Dapil Bali, Ni Luh Djelantik, tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan pelayanan dan edukasi hukum bagi masyarakat di Buleleng.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua PW GP Ansor Provinsi Bali H. Tommy Reza Kurniawan, jajaran pengurus PW GP Ansor Bali, PW LBH GP Ansor Bali, PC GP Ansor Buleleng, serta kader PAC GP Ansor dan Banser se-Kabupaten Buleleng. Turut hadir perwakilan dari Muslimat NU, Fatayat NU, PMII, Pelindo Celukan Bawang, serta warga masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi hukum.
Ketua PW LBH GP Ansor Provinsi Bali, H. Daniar Trisasongko, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa Buleleng menjadi langkah awal perluasan jangkauan program ini ke berbagai daerah di Bali.
“Ini merupakan kegiatan Ngopi dan Konsultasi Hukum Gratis pertama yang kami laksanakan di Kabupaten Buleleng. Kami ingin menghadirkan ruang yang terbuka dan mudah dijangkau agar masyarakat dapat menyampaikan persoalan yang dihadapi serta memperoleh informasi dan pandangan hukum yang tepat,” ujar Daniar.
Daniar menekankan pentingnya pemahaman hukum sejak dini agar masyarakat mengenali hak dan kewajibannya. Ia juga menggarisbawahi bahwa tidak semua persoalan hukum harus diselesaikan melalui proses litigasi atau pengadilan. Penyelesaian dapat ditempuh melalui musyawarah, mediasi, maupun mekanisme non-litigasi lain yang diakui hukum.

Mengusung semangat “Karena Keadilan Milik Kita”, program ini membuka ruang dialog terbuka antara warga dengan advokat dan paralegal. Masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai kasus, mulai dari pidana, perdata, pertanahan, hukum keluarga, hingga persoalan hukum lainnya.
Sinergi antara PW LBH GP Ansor Bali, PC GP Ansor Buleleng, serta Rumah Aspirasi Ni Luh Djelantik menjadi contoh nyata kolaborasi antar-elemen dalam menjamin akses keadilan yang bermartabat.
Ke depan, PW LBH GP Ansor Bali berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali.
“LBH GP Ansor Bali akan terus berupaya hadir, mendengar, memberikan edukasi, serta mendampingi masyarakat dalam memperjuangkan hak dan memperoleh keadilan,” pungkas Daniar.

