Sinergi Tanpa Batas, PW Ansor Bali dan Yayasan DNB Gelar Buka Bersama serta Santunan Yatim

Ansorbali.web.id

DENPASAR – Menguatkan tali silaturahmi di bulan suci Ramadhan, Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Ansor Bali menggelar acara Buka Puasa Bersama yang bersinergi dengan Yayasan Duwe Nyame Bali (DNB). Kegiatan yang sarat akan nilai sosial ini berlangsung khidmat di Taman Jepun, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang tatap muka, tetapi juga diisi dengan aksi nyata berupa pemberian santunan kepada 10 anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting di Bali, di antaranya: Pembina Yayasan DNB, Ida Bagus Deni Ari Jodi, S.H., S.T., M.T beserta pengurus, Ketua PW Ansor Bali, H. Tommy Reza Kurniawan, SE, MM beserta jajaran, Perwakilan Pimpinan Cabang (PC) Ansor se-Bali, Ketua PWNU Bali, KH. Abdul Azis, S.Pd.I, Ketua PITI Bali, para Pembina Ansor Bali, serta perwakilan Badan Otonom (Banom) dan Lembaga di bawah naungan NU Bali.

Dalam sambutannya, Pembina Yayasan DNB menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiasi kolaborasi ini. Ia berharap sinergi antara yayasan sosial dan organisasi kepemudaan seperti Ansor dapat terus berlanjut demi kemaslahatan masyarakat Bali.

Ketua PW Ansor Bali, H. Tommy Reza Kurniawan, menjelaskan bahwa santunan ini adalah agenda rutin tahunan. Namun, tahun ini terasa spesial karena adanya kolaborasi dengan Yayasan DNB.
Selain soal sosial, Tommy juga memberikan arahan strategis terkait potensi jatuhnya Hari Raya Idul Fitri yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi. Beliau menekankan pentingnya mendahulukan toleransi di atas kepentingan pribadi.

“Meski kita mendapat kelonggaran untuk beribadah di masjid tanpa pengeras suara dan tanpa kendaraan, namun sebaiknya kita melaksanakan ibadah di rumah masing-masing. Kita sama-sama saling menjaga kesakralan hari raya Nyepi dan tetap merayakan Idul Fitri,” ujar Tommy.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PWNU Bali, KH. Abdul Azis, mengingatkan bahwa keputusan akhir tetap menunggu Sidang Isbat pemerintah. Ia mengajak umat untuk tetap tenang dan menjaga kerukunan.

“Andai hari raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 21 Maret, maka kita bisa merayakan sama-sama dalam bingkai harmoni,” tuturnya.

Setelah prosesi pemberian santunan kepada anak-anak yatim, acara ditutup dengan Mauidhoh Hasanah (ceramah agama) yang disampaikan oleh Ketua MDS Rijalul Ansor Bali, H. Kusnadi Abdillah, S.HI. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh kader Ansor untuk tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga kemanusiaan dan spiritualitas di Pulau Dewata.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *