Ketua PW GP Ansor Bali Kutuk Keras Pengeroyokan Anggota Banser di Tangerang

Ansorbali.com

Denpasar, 28 September 2025 – Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Bali, H. Tommy Reza Kurniawan, mengutuk keras tindakan pengeroyokan yang menimpa salah satu anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Tangerang. Insiden tersebut terjadi saat korban sedang menghadiri pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam pernyataan resminya, H. Tommy Reza Kurniawan menyampaikan rasa prihatin dan kekecewaannya atas kejadian tersebut yang dinilainya tidak hanya melukai fisik korban, tetapi juga mencederai marwah organisasi GP Ansor serta nilai-nilai luhur Pancasila.

 

“Kami sangat mengecam tindakan kekerasan ini. Ini bukan hanya soal penyerangan terhadap individu, tapi merupakan bentuk penghinaan terhadap simbol kebhinekaan dan persatuan yang dijaga oleh Banser sejak Tahun 1934 hingga saat ini,” tegas H. Tommy dalam keterangan persnya, Jumat (27/9).

Ia mendesak kepada Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan seluruh jajaran kepolisian agar menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus ini. Menurutnya, para pelaku harus segera ditangkap dan diproses secara hukum dengan tegas, transparan, dan tuntas.

“Kami percaya pada profesionalisme institusi Kepolisian dalam menjunjung tinggi supremasi hukum. Tapi jika kasus ini tidak segera ditangani dengan serius dan terbuka, kami khawatir akan muncul reaksi-reaksi dari akar rumput yang bisa sulit dikendalikan,” lanjutnya.

H. Tommy menegaskan bahwa Banser dan GP Ansor adalah bagian dari elemen bangsa yang selalu berada di garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama jauh sebelum Indonesia Merdeka, serta peran besar Ansor Banser dalam peperangan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, Oleh karena itu, tindakan kekerasan terhadap anggotanya merupakan tamparan serius terhadap nilai-nilai tersebut.

Dirinya berharap agar aparat penegak hukum segera memberikan kejelasan dan keadilan bagi korban dan organisasi, sekaligus memastikan tidak ada lagi tindakan serupa terjadi di masa mendatang.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *