Ansorbali.web.id
Denpasar — Ketua PW GP Ansor Provinsi Bali menghadiri undangan Kapolda Bali dalam kegiatan Buka Puasa Bersama Kiai, Pimpinan Organisasi Islam, Pimpinan Pondok Pesantren, dan Serikat Pekerja yang digelar di Gedung Presisi Polda Bali. Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi kebangsaan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat lintas agama dan latar belakang.
Acara ini dibuka langsung oleh Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga harmoni, persatuan, dan stabilitas keamanan di Pulau Dewata melalui kolaborasi semua unsur masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua MDA Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, Habib Mahdi Almaghrabi Alhasani, serta para tokoh agama dari berbagai keyakinan. Kehadiran elemen masyarakat tidak hanya dari kalangan Islam, namun juga dari umat Hindu dan agama lainnya, memperlihatkan semangat kebersamaan dan toleransi yang menjadi ciri khas Bali.
Dari jajaran PW GP Ansor Bali, hadir langsung Ketua PW GP Ansor Bali, H. Tommy Reza Kurniawan, didampingi Sekretaris Wilayah, H. Syarif Hidayatullah, Ketua MDS Rijalul Ansor PW Ansor Bali, H. Kusnadi Abdullah, Ketua LBH GP Ansor Bali, H. Daniar Trisasongko, serta Bendahara Umum, H. Anwar Hidayat.
Dari unsur Banser Satkorwil Bali, turut hadir mewakili Kasatkorwil Bali yang sedang berhalangan, Kasatsus Balantas Satkorwil Bali H. Dedi Rismawan, didampingi Kasetma Satkorwil Bali, Nanang Setia Budi, Asisten Perbekalan Satkorwil Bali, Sahabat Sahabat Misnawi, Asisten Informasi dan Komunikasi Satkorwil Bali, Yudha Asmoro, serta Team Protokoler Satkorwil Bali, sahabat Agus Susanto.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah kebangsaan yang disampaikan oleh KH. Noor Hadi Al Hafidz, yang juga menjabat sebagai Rois Syuriah PWNU Bali. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di tengah keberagaman.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Momentum ini menjadi simbol kuat sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Bali tetap damai, harmonis, dan penuh toleransi.

