Ketua PW GP Ansor Bali Buka Konferensi Cabang GP Ansor Karangasem, Tegaskan Pentingnya Merawat Kerukunan dan Melanjutkan Sejarah Panjang Ansor di Bali

Ansorbali.web.id

Karangasem – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Provinsi Bali, H. Tommy Reza Kurniawan, S.E., M.M., secara resmi membuka Konferensi Cabang (Konfercab) GP Ansor Kabupaten Karangasem yang diselenggarakan di MIN 1 Karangasem, Minggu. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan komitmen kader dalam melanjutkan estafet kepemimpinan GP Ansor di Kabupaten Karangasem.

Turut mendampingi Ketua PW GP Ansor Bali dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Bidang Organisasi PW GP Ansor Bali H. Antoni, S.Pd.I., M.Pd.I., Wakil Ketua Bidang Kaderisasi, Hazli Hidafi, S.Pd.I, Wakil Sekretaris PW GP Ansor Bali Sahabat M. Muhlisin, S.Pd.I,MH, Nanang Setiabudi, Wakil Bendahara PW GP Ansor Bali Sahabat M. Zainal Abidin, dan Media Ansor Bali, Sabahat Imam Yudho Asmoro, S.IP.

Konfercab juga dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karangasem, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karangasem, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh kader GP Ansor dan Banser dari berbagai wilayah di Kabupaten Karangasem.

Dalam sambutannya, H. Tommy Reza Kurniawan menegaskan bahwa keberadaan GP Ansor dan Banser di Kabupaten Karangasem memiliki tanggung jawab besar untuk terus menjadi perekat persatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Bali. Menurutnya, kader Ansor harus mampu menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat serta memperkuat semangat toleransi dan persaudaraan antarumat beragama.

“Ansor dan Banser harus selalu hadir sebagai perekat persatuan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan yang telah menjadi identitas masyarakat Bali,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PW GP Ansor Bali juga mengulas sejarah panjang perjalanan GP Ansor di Pulau Dewata. Ia menjelaskan bahwa keberadaan Ansor di Bali bukanlah organisasi yang baru tumbuh, melainkan telah memiliki akar sejarah yang sangat kuat sejak tahun 1934.

Hal tersebut dibuktikan melalui catatan sejarah berupa buku daftar hadir Muktamar Nahdlatul Ulama ke-9 di Banyuwangi, yang mencatat adanya dua orang delegasi dari Provinsi Bali. Fakta sejarah tersebut menjadi bukti bahwa kader-kader Nahdlatul Ulama di Bali telah berpartisipasi aktif dalam perjalanan organisasi sejak masa awal perkembangannya.

“Sejarah panjang ini harus menjadi kebanggaan sekaligus amanah bagi seluruh kader. Para pendahulu telah meletakkan fondasi perjuangan yang luar biasa. Tugas kita hari ini adalah menjaga, merawat, dan melanjutkan semangat pengabdian itu agar GP Ansor semakin memberi manfaat bagi umat, masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di Kabupaten Karangasem,” ungkapnya.

Konferensi Cabang GP Ansor Kabupaten Karangasem tidak hanya menjadi forum pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi organisasi dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk memperkuat peran GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama yang adaptif, moderat, serta mampu menjawab tantangan zaman.

Melalui Konfercab ini diharapkan lahir kepemimpinan yang visioner, solid, dan mampu melanjutkan perjuangan para pendahulu, sehingga GP Ansor Kabupaten Karangasem semakin kokoh dalam menjalankan khidmah kepada Nahdlatul Ulama, bangsa, dan masyarakat, sekaligus terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan, serta merawat kerukunan di Bumi Lahar.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *