ansorbali.web.id
Denpasar – Komitmen memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat terus dibangun melalui kolaborasi antara aparat penegak hukum dan organisasi kemasyarakatan. Hal tersebut tercermin dalam audiensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali dengan Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., yang berlangsung di Mapolresta Denpasar.
Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua LBH PW GP Ansor Bali, H. Daniar Trisasongko, S.H., M.Hum., didampingi Bendahara LBH PW GP Ansor Bali, Sahabat Usmantoro, serta diikuti oleh sejumlah jajaran pengurus LBH PW GP Ansor Bali. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, komunikatif, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun sistem pendampingan hukum yang semakin inklusif bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua LBH PW GP Ansor Bali memaparkan berbagai program strategis yang saat ini tengah dijalankan oleh lembaga. Sebagai badan otonom di bawah PW GP Ansor Bali yang bergerak di bidang advokasi dan bantuan hukum, LBH GP Ansor Bali terus berupaya menghadirkan layanan pendampingan hukum secara sukarela (pro bono), khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan akses terhadap keadilan namun memiliki keterbatasan dalam memperoleh pendampingan hukum.
Program-program tersebut tidak hanya berorientasi pada pendampingan litigasi maupun nonlitigasi, tetapi juga mencakup edukasi hukum kepada masyarakat, penyuluhan hukum, konsultasi hukum gratis, hingga upaya pencegahan berbagai bentuk pelanggaran hukum melalui peningkatan kesadaran hukum di tengah masyarakat.
Selain memaparkan program kerja, audiensi juga menjadi ruang diskusi mengenai dinamika penegakan hukum di wilayah Kota Denpasar dan sejumlah perkara yang saat ini sedang mendapatkan pendampingan dari LBH PW GP Ansor Bali. Salah satu isu yang menjadi perhatian utama adalah komitmen dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak sebagai kelompok rentan yang memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.

Dalam pembahasan tersebut, LBH PW GP Ansor Bali menyampaikan bahwa perlindungan perempuan dan anak merupakan salah satu fokus utama lembaga, mengingat masih adanya berbagai kasus yang memerlukan pendampingan hukum secara komprehensif serta pendekatan yang mengedepankan aspek kemanusiaan, keadilan, dan perlindungan hak-hak korban. Oleh karena itu, sinergi dengan institusi kepolisian menjadi bagian penting dalam memastikan setiap proses penanganan perkara dapat berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., menyambut baik kehadiran jajaran LBH PW GP Ansor Bali. Ia memberikan apresiasi atas kontribusi organisasi kepemudaan tersebut yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan kebangsaan, tetapi juga mengambil peran nyata dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dengan lembaga bantuan hukum merupakan salah satu elemen penting dalam menciptakan sistem penegakan hukum yang berkeadilan dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Kehadiran organisasi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu hukum dinilai mampu memperkuat akses masyarakat terhadap keadilan sekaligus meningkatkan literasi hukum di tengah kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Ketua LBH PW GP Ansor Bali, H. Daniar Trisasongko, menegaskan bahwa LBH GP Ansor Bali akan terus mengedepankan nilai-nilai pengabdian dalam menjalankan setiap aktivitas pendampingan hukum. Menurutnya, bantuan hukum bukan semata-mata persoalan profesi, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial dalam memastikan setiap warga negara memperoleh hak yang sama di hadapan hukum sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi.

Ia juga berharap hubungan baik yang telah terjalin antara LBH PW GP Ansor Bali dan Polresta Denpasar dapat terus ditingkatkan melalui komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang berkelanjutan, terutama dalam penanganan berbagai persoalan hukum yang berkembang di tengah masyarakat.
Audiensi tersebut diakhiri dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan LBH PW GP Ansor Bali dalam mewujudkan pelayanan hukum yang profesional, humanis, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui pertemuan ini, diharapkan lahir berbagai langkah konkret yang mampu memperkuat perlindungan hukum bagi masyarakat Bali, khususnya bagi perempuan, anak, serta kelompok rentan lainnya. Semangat kolaborasi yang terbangun menjadi bukti bahwa penegakan hukum yang berkeadilan hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama yang solid antara aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

